Home News 9 Desmeli Kecamatan Padureso Kebumen Menjadi Percontohan Pelayanan Desa Online

9 Desmeli Kecamatan Padureso Kebumen Menjadi Percontohan Pelayanan Desa Online

240
0
9 Desa di Kecamatan Padureso, Kabupaten Kebumen, Jawa Tengah siap untuk membuka pelayanan mandiri/ online. (Foto: Istimewa)

BERNASNEWS.COM — Dalam rangka mendukung implementasi program unggulan Bupati Kebumen, yaitu Desa Melek Internet (Desmeli), 9 Desa di Kecamatan Padureso, Kabupaten Kebumen, Jawa Tengah siap untuk membuka pelayanan mandiri/ online. Pelayanan tersebut mencakup 24 jenis pelayanan diantaranya surat pengantar pindah penduduk, surat pengantar perubahan data kependudukan, surat keterangan kelahiran/ kematian, dan lain-lain.

Dengan pelayanan online ini, pemohon tidak harus datang secara langsung ke Balai Desa, cukup mengajukan permohonan layanan melalui website desa masing-masing. Pelayanan online ini, hanya dikhususkan bagi warga desa setempat. Basis datanya adalah berdasarkan Nomor Induk Kependudukan (NIK) sesuai dengan KTP.

Sekretaris Desa dan satu orang Kasi Pelayanan atau petugas yang ditunjuk oleh Kepala Desa ikuti Bimtek yang diselenggarakan Kecamatan Padureso bekerjasama dengan Dinas Kominfo Kabupaten Kebumen. (Foto: Istimewa)

Hal ini ditujukan untuk pengendalian agar masyarakat dari luar desa yang tidak berkepentingan tidak bisa sembarangan mengakses pelayanan desa online. Maka bagi warga desa yang NIK-nya sudah terdaftar di website desa, bisa mengakses pelayanan secara online dengan username NIK masing-masing. Adapun untuk pengamanan, password bisa diganti setelah melalui proses login kedalam layanan desa online.

Sebagai langkah awal, 9 Desa di Kecamatan Padureso saat ini sudah mengurus Sertifikat Secure Socket Layer (SSL) untuk pengamanan jaringan sesuai dengan standar protokol Hypertext Transfer Protocol Secure (HTTPS). Tahap selanjutnya pengembangan modul layanan pada website desa juga telah dibangun oleh Dinas Kominfo Kabupaten Kebumen. Sedangkan untuk basis data kependudukan, saat ini sedang dilakukan proses pengajuan Perjanjian Kerjasama antara Pemerintah Desa dengan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Kebumen.

“Pelayanan online merupakan tuntutan di era teknologi informasisaat ini.Terlebih dimasa pandemi dan PPKM mikro, pelayanan yang bisa dilakukan tanpa harus tatap muka akan sangat dibutuhkan,”ungkap Camat Padureso Drs. Anton Purwanto saat memberikan pengarahan kepada Operator Desa Online, Kamis (6/5/2021).

Dikatakan, untuk mempersiapkan SDM selaku pengelola, kecamatan bekerjasama dengan Dinas Kominfo Kabupaten Kebumen menyelenggarakan Bimbingan Teknis kepada 18 calon operator desa online, terdiri dari satu orang Sekretaris Desa dan satu orang Kasi Pelayanan atau petugas yang ditunjuk oleh Kepala Desa. Bimtek dilaksanakan selama 1 hari pada tanggal 6 Mei 2021 mulai dari pukul 08:00 sd pukul 14:00 WIB.

Materi Bimtek meliputi modul pelayanan desa online/ pelayanan mandiri, data desa, publikasi desa dan potensi desa. Selain itu untuk layanan aduan, juga dibuatkan menu pada website desa berupa layanan aduan masyarakat. Masyarakat yang akan menyampaikan aduan kepada Pemerintah Desa, bisa langsung mengisi form aduan yang ada di website desa. Tanggapan terhadap aduan masyarakat tersebut akan disampaikan melalui nomor HP/ Whats App yang tercantum pada form layanan aduan masyarakat.

Suasana Bimtek dengan tema “Gerakan Pemanfaatan Teknologi Informasi menuju Desa Pintar” , di Kecamatan Padureso, Kabupaten Kebumen, Jawa Tengah. (Foto: Istimewa)

Sementara, Sekretaris Kecamatan Padureso Heri Purnomo menambahkan, bahwa kecamatan sebagai perangkat daerah yang menjalankan fungsi kewilayahan mempunyai tugas salah satunya adalah melakukan pembinaan terhadap jalannya pemerintahan desa. Oleh karenanya pihaknya memfasilitasi Bimtek kepada operator website desa dari 9 desa se-Kecamatan Padureso.

“Alhamdulillah dari 9 desa yang ada di Kecamatan Padureso saat ini sudah SSL semua dan tahap pengajuan perjanjian kerja sama juga sudah masuk ke Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Kebumen, sehingga untuk implementasinya tinggal menunggu proses input data penduduk kedalam website,” ungkap Heri Purnomo.

Tema Bimtek adalah “Gerakan Pemanfaatan Teknologi Informasi menuju Desa Pintar”, dengan tema tersebut diharapkan seluruh desa yang ada di Kecamatan Padureso mempunyai spirit yang sama untuk mengoptimalkan teknologi informasi dalam sistem pemerintahan desa. “Kita mempunyai target selama 1 minggu kedepan setelah Bimtek, data kependudukan sudah bisa terinput seluruhnya. Tahap berikutnya, tinggal sosialisasi kepada masyarakat dan monitoring serta evaluasi manakala ada kendala di lapangan,” imbuh Heri. (nun/ ted)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here