Monday, June 27, 2022
spot_imgspot_img
spot_img
HomeNews50 Kader Pancasila Dikukuhkan, Bupati Sleman: Meneguhkan Pancasila sebagai Way of Life

50 Kader Pancasila Dikukuhkan, Bupati Sleman: Meneguhkan Pancasila sebagai Way of Life

bernasnews.com — Pemerintah Kabupaten Sleman melalui Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Sleman menggelar workshop dan pengukuhan Kader Pancasila, di Savita Garden Inn, Jalan Palagan Tentara Pelajar, Sariharjo, Ngaglik, Sleman, Rabu (15/6/2022).

Kepala Badan Kesbangpol Sleman Hery Sutopo menyebut ada sebanyak 50 peserta yang dikukuhkan sebagai Kader Pancasila pada kesempatan kali ini. Pengukuhan dilakukan oleh Bupati Sleman Kustini Sri Purnomo. Kader tersebut berasal dari enam kalurahan yang telah diberikan pendampingan sebagai Kalurahan Berkarakter Pancasila.

“Enam kalurahan tersebut meliputi Kalurahan Pandowoharjo, Kalurahan Hargobinangun, Kalurahan Umbulharjo, Kalurahan Sendangtirto, Kalurahan Tamanmartani, dan Kalurahan Pondokrejo,” terang Hery.

Secara umum, lanjut dia, maksud penyelenggaraan workshop ini untuk menghidupkan, memahami dan menghayati kembali nilai-nilai luhur Pancasila dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara.

“Kegiatan ini merupakan upaya berkelanjutan dalam rangka Revitalisasi danReaktualisasi Nilai-nilai Pancasila dalam Kehidupan Bermasyarakat, Berbangsa dan Bernegara, yang telah didahului dengan Kajian Kalurahan Berkarakter,” jelas dia.

Bupati Sleman Kustini Sri Purnomo (Tengah), nara sumber dan para peserta foto bersama dengan pose salam lima jari yang bermakna Pancasila. (Foto: Istimewa)

Sementara itu, Bupati Sleman Kustini Sri Purnomo dalam sambutannya selain memberikan selamat serta apresiasi kepada para kader yang telah dikukuhkan. Ia juga berharap kepada para kader untuk menanamkan komitmen yang kuat, integritas diri dan konsistensi dalam mengemban tugas selanjutnya.

“Sebagai Kader Pancasila, saudara memiliki tugas yang cukup berat dan mulia yakni memberikan contoh pengamalan nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila kepada masyarakat luas dalam kehidupan sehari-hari,” pesan dia.

Kustini juga  mengajak kader yang dikukuhkan untuk kembali meneguhkan Pancasila sebagai way of life dalam kehidupan kita berbangsa dan bernegara. Menurut dia, di tengah derasnya arus teknologi informasi seperti saat ini dapat dengan mudah kita temui adanya berita hoax, ujaran kebencian, infiltrasi paham radikal, dan disintegrasi bangsa.

“Maka saya berharap masyarakat untuk lebih teliti dalam menerima informasi. Harus check and recheck, dan jangan mudah terprovokasi,” tandas Bupati wanita pertama di Sleman itu. (nun/ ted)

spot_img
RELATED ARTICLES

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Most Popular

Recent Comments