Home News 33 Lurah Hasil Pilur E-Voting, Resmi Dilantik Bupati Sleman

33 Lurah Hasil Pilur E-Voting, Resmi Dilantik Bupati Sleman

43
0
Bupati Sleman Hj Dra. Kustini Sri Purnomo usai melantik dan pengembilan sumpah menyerahkan SK kepada 3 lurah terpilih sebagai perwakilan dari 33 lurah terpilih, Senin (15/11/2021).

BERNASNEWS.COM — Bupati Sleman Hj. Dra Kustini Sri Purnomo melantik dan pengambilan sumpah 33 Lurah terpilih, Senin (15/11/2021), di Pendopo Parasamya Kabupaten Sleman. Pelantikan secara resmi dilakukan dengan penyerahan Surat Keputusan (SK) secara simbolis kepada perwakilan 3 lurah, yakni lurah Tridadi, lurah Bimomartani dan lurah Candibinangun.

Dalam sambutannya, Bupati Sleman Kustini mengucapkan selamat kepada para Lurah terlantik. Juga mengingatkan bahwa, setelah pengambilan sumpah dan pelantikan ini, tugas berat untuk lurah telah menanti. Sesuai dengan ketentuan, maksimal 3 bulan setelah pelantikan lurah harus segera menyusun rencana pembangunan jangka menengah kalurahan untuk jangka waktu 6 tahun.

“Rencana pembangunan tersebut ditetapkan dengan peraturan kalurahan, yang memuat visi, misi, tujuan, strategi, kebijakan dan program,” ungkap Kustini.

Bupati Sleman Hj Dra. Kustini Sri Purnomo menyematkan pin tanda lurah kepada salah satu perwakilan dari 33 lurah terpilih hasil Pilur E-Voting Oktober 2021 lalu. (Foto: Istimewa)

Dikatakan, bahwa penyusunan perencanaan pembangunan harus dilaksanakan secara partisipatif oleh pemerintahan kalurahan yang melibatkan lembaga kemasyarakatan. Pihaknya berharap lurah yang baru dapat merangkul seluruh elemen masyarakat tanpa membeda-bedakannya.

“Mengingat pasca gelaran pesta demokrasi di kalurahan yang mungkin saja menimbulkan kerenggangan di tengah masyarakat. Saya harapkan agar saudara Lurah memberikan pendidikan politik yang santun dan bermartabat pada masyarakat,” tegas orang nomor satu di Pemkab Sleman itu.

Sebelumnya Pemkab Sleman telah melaksanakan Pemilihan Lurah (Pilur) secara e-voting pada tanggal 31 Oktober 2021 lalu. Ini merupakan kali kedua Pemerintah Kabupaten Sleman menyelenggarakan Pilur secara e-voting. “Metode ini dimaksudkan agar terwujud pemilihan lurah yang lebih efektif, efisien, transparan, dan akuntabel sehingga menghasilkan lurah yang berkualitas,” pungkas Kustini. (nun/ ted)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here