Home News 300 Paket Sembako dan Beasiswa Pendidikan untuk Warga Purwobinangun

300 Paket Sembako dan Beasiswa Pendidikan untuk Warga Purwobinangun

1420
0
Yayasan Baitul Maal Yogyakarta, memberikan bantuan pada warga Purwobinangun. (Foto: Pdr)

BERNASNEWS.COM – Jumlah pasien positif COVID-19 di Indonesia telah menembus lebih dari 40 ribu angka per 17 Juni 2020. 3 bulan lamanya telah terdampak dan tak kunjung usai, tentu saja hal itu menyebabkan perekonomian masyarakat di Indonesia kian memburuk. Karena keadaan tersebut, banyak sekali lembaga-lembaga sosial yang bergerak untuk membantu masyarakat terdampak COVID-19. 

Kawasan Lereng Merapi menjadi salah satu daerah yang terdampak Pandemi COVID-19. Tak sedikit warga yang menggantungkan hidup dari wisata yang selama ini tak pernah tidur. Warga pun terpaksa kehilangan pekerjaan lantaran beberapa waktu lalu, wisata kawasan Merapi ditutup. Melihat hal tersebut, kegiatan ‘Gerakan Purwobinangun Bangkit’ pun dilakukan untuk warga. Melalui gerakan ini, ada 300 paket sembako senilai Rp 100.000 per paket dibagikan pada warga di Dusun Kratuan, Kemiri, Ngelosari, dan Ngepring, serta beasiswa pendidikan untuk anak-anak yang kurang mampu.

Yayasan Baitul Maal Yogyakarta, memberikan bantuan pada warga Purwobinangun. (Foto: Pdr)

“Nanti bantuan akan diberikan pada warga yang terdampak COVID-19 dan belum menerima bantuan dari pemerintah. Sebenarnya pemerintah juga membagikan sembako, hanya saja ada 14 kriteria yang harus dipenuhi. Sedangkan warga desa kami yang terdampak belum memenuhi kriteria tersebut,” pungkas Tri Sutikno, salah satu warga Purwobinanung.

Kegiatan tersebut diadakan oleh Yayasan Baitul Maal Yogyakarta, salah satu organisasi pegawai BRI yang bergerak di bidang sosial dan kemanusiaan.

“Kami memang sudah sering bergerak untuk kegiatan seperti ini. Jika ada yang butuh bantuan kami silakan hubungi saja pihak YBM atau datang ke kantor,” ujar Suwarya, Pembina YBM Yogyakarta.

Yayasan Baitul Maal Yogyakarta, berfoto bersama warga Purwobinangun. (Foto: Pdr)

Alasan YBM kali ini memilih Desa Purwobinangun adalah karena warga yang terdampak Covid-19 cukup banyak. Selain itu, mayoritas mata pencaharian warga adalah penambang, petani, dan buruh yang tentu saja membutuhkan bantuan untuk menopang ekonomi mereka. 

Dalam kegiatan yang berlangsung tertib dan melaksanakan protokol kesehatan dengan baik ini, hadir pula Priantono, perwakilan YBM dan 50 warga Purwobinangun.

Warga yang diundang hanya sekitar 50 orang dan sembako yang lain akan dibagikan secara door to door. Warga Purwomartani juga berharap pandemi ini segera berakhir dan semuanya dapat kembali seperti sedia kala.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here