Home News 24.723 Peserta Ikuti Tes CPNS di DIY

24.723 Peserta Ikuti Tes CPNS di DIY

109
0
Peserta tes CPNS dengan skema Computer Assisted Test (CAT) di GOR Amongraga Kota Yogyakarta. Foto: Humas Pemda DIY

BERNASNEWS.COM – Sebanyak 24.723 peserta mengikuti tes CPNS (Calon Pegawai Negeri Sipil) di DIY. Tes CPNS dilaksanakan secara bertahap per masing-masing kabupaten/kota, provinsi dan lembaga di DIY mulai Selasa, 14 September 2021, hingga Oktober 2021. Tes dilakukan secara daring dengan skema Computer Assisted Test (CAT) darii GOR Amongraga Kota Yogyakarta.

Dikutip Bernasnews.com dari Humas Pemda DIY, Kamis 16 September 2021, dari 24.723 peserta tes CPNS tersebut terdiri dari 1.231 peserta peserta tes CPNS Pemda DIY, 2.784 peserta tes CPNS Pemkab Sleman, 1.061 peserta tes CPNS Kabupaten Gunungkidul, 1.879 peserta tes CPNS Kabupaten Kulonprogo, 2.319 peserta tes CPNS Kabupaten Bantul, 14.726 peserta tes CPNS Kota Yogyakarta dan sebanyak 723 peserta tes CPNS PPPK Teknis dan Nakes se-DIY.

Berikut rincian peserta dan jadwal tes masing-masing daera kabupaten/kota dan provinsi :

No Pemerintah Daerah Tanggal Jumlah Peserta
CPNS
a.                Pemda DIY 14-15 September 1.231
b.                Kabupaten Sleman 16-18 September 2.784
c.                Kabupaten Gunungkidul 19 September 1.061
d. Kabupaten Kulonprogo 20-21 September 1.879
e. Kabupaten Bantul 22-24 September 2.319
f. Kota Yogyakarta 25 September-9 Oktober 14.726
g. Peserta positif Covid-19 se-DIY 10 Oktober tentatif
PPPK
a. PPPK Teknis dan Nakes se-DIY 11 Oktober 723
JUMLAH 24.723

Menurut Amin Purwani, Kepala BKD DIY, yang dikutip Bernasnews.com dari website jogjaprov.go.id yang diunggah hari Kamis, 16 September 2021, tes CPNS di DIY dilaksanakan secara bertahap mulai 14 September hingg 11 Oktober 2021. Khusus pendaftar yang positif Covid-19 saat pelaksanaan tes, akan dilaksanakan pada 10 Oktober 2021 dan untuk pelamar PPPK Teknis dan Nakes dilaksanakan pada 1-11 Oktober 2021.

Sejumlah peserta mengikuti tes CPNS dengan skema Computer Assisted Test (CAT) di GOR Amongraga Kota Yogyakarta. Foto: Humas Pemda DIY

Dikatakan, pelaksanaan tes SKD hari pertama berjalan lancar dengan menerapkan syarat baru yakni panitia wajib melakukan screening wajah peserta dengan menggunakan face recognition guna meminimalisir joki dan menjaga validitas ID personal,.

Selain itu, setiap peserta tes SKD wajib membawa bukti hasil tes antigen/PCR yang dilakukan H-1 tes dengan hasil negatif. “Bagi peserta yang memenuhi syarat vaksin dan belum divaksin, akan divaksin di tempat setelah pelaksanaan tes CPNS,” kata Amin.

Menurut Amin, untuk memudahkan peserta tes CPNS dalam memenuhi persyaratan tersebut, ada 3 fasilitas kesehatan di Kabupaten Sleman yang menyediakan sarana tes antigen gratis (berlaku 1 x 24 jam) bagi peserta CPNS. Namun, fasilitas tersebut belum tersedia di wilayah Kota Yogyakarta.

Sementara bila calon peserta tes CPNS terindikasi positif Covid-19 dapat mengikuti di sesi akhir. “Bagi peserta tes CPNS yang positif Covid-19, sudah dijadwalkan ikut tes di sesi akhir.Karena meski positif Covid-19 tidak akan menghilangkan hak peserta mengikuti tes CPNS. Hanya di re-schedule,” kata Amin sambil menyebut jadwal tes bagi mereka terpapar Covid-19 dilakukan serentak pada 10 Oktober 2021.

Menurut Amin, pelaksanaan tes menerapkan protokol kesehatan yang ketat. Selama berada di lokasi tes, mereka wajib pakai masker 3 lapis dan face-shield serta suhu tubuh tidak lebih dari 37,3 derajat Celcius.

“Petugas melakukan pemeriksaan atau body checked menggunakan alat metal detector dengan menyesuaikan jarak sensor dan memakai masker serta pelindung wajah (faceshield). Jika ada hal yang mencurigakan sehingga perlu dilakukan pemeriksaan fisik, maka dilakukan dengan meminimalisir kontak fisik antara petugas dengan peserta seleksi,” kata Amin.

Dikatakan, setiap jeda sesi tes, dilakukan penyemprotan disinfektan dan pembersihan ruangan tes. Demikian pula laptop yang digunakan dibersihkan sebelum digunakan oleh peserta pada sesi selanjutnya. Selain itu, dilokasi tes disediakan sarana cuci tangan, tenaga medis dan ambulans dan dipantau secara penuh oleh safety officer Covid-19 dari BPBD DIY. Pelaksanaan seleksi SKD ini sudah mendapatkan rekomendasi dari Gugus Tugas Penanganan Covid-19 DIY dan izin keramaian dari kepolisian.

Amin berpesan kepada para peserta tes agar percaya diri dalam mengikuti tes. “Pede (percaya diri) saja, karena pelaksanaan tes sudah sangat terbuka dan transparan. Inshaallah juga akuntabel, jadi percaya pada diri sendiri dan kerjakan sendiri. Setelah itu bisa melihat hasilnya sendiri secara online,” kata Amin. (lip)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here