Home News 19 Provinsi Tanpa Penambahan Kasus Positif Covid-19

19 Provinsi Tanpa Penambahan Kasus Positif Covid-19

318
0
Achmad Yurianto. Foto : covid19.go.id

BERNASNEWS.COM – Pada Senin (27/4/2020) hingga sore, sebanyak 19 dari 34 provinsi di Indonesia tidak ada penambahan kasus positif Covid-19. Sementara di DKI Jakarta, jumlah pasien sembuh terus meningkat, sementara pasien yang meninggal dan terkonfirmasi positif makin menurun.

Juru Bicara Pemerintah untuk Percepatan Penanganan Covid-19 Achmad Yurianto dalam keterangan resmi di Media Center Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Graha Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Jakarta, Senin (27/4/2020), mengungkapkan, penambahan jumlah kasus sembuh per Senin (27/4/2020) menjadi 1.151 setelah ada penambahan 44 orang. Sedangkan kasus meninggal menjadi 765 setelah ada penambahan 22 orang.

“Kasus meninggal paling banyak ada pada kelompok usia sekitar 41-60 tahun dan beberapa lainnya di atas usia tersebut. Selain itu faktor penyakit penyerta atau komorbiditas yang banyak memperburuk kondisi pasien hingga meninggal adalah hipertensi, diabet, jantung dan penyakit paru-paru. Faktor usia komorbid itu yang menyebabkan angka kematian masih tinggi,” ungkap Yurianto.

Dikatakan, jumlah pasien sembuh paling banyak di Provinsi DKI Jakarta dengan sebaran terbanyak yakni 337, disusul Jawa Timur sebanyak 140, Sulawesi Selatan 106, Jawa Barat 96, Jawa Tengah 88 dan wilayah lain di Indonesia sehingga total mencapai 1.151 orang.

Menurut Yuianto, kriteria pasien sembuh yang diakumulasikan tersebut adalah berdasarkan hasil uji laboratorium selama dua kali dan ketika pasien tidak ada lagi keluhan klinis. Dari total kasus sembuh dan meninggal tersebut, ada pula penambahan untuk kasus positif sebanyak 214 orang hingga total menjadi 9.096.

Data yang dicatat tersebut diambil dari hasil uji spesimen sebanyak 75.157 yang dilakukan menggunakan metode Polymerase Chain Reaction (PCR) di 46 laboratorium. Sebanyak 59.509 kasus spesimen yang diperiksa didapatkan data 9.096 positif dan 50.313 negatif.

Kemudian untuk jumlah orang dalam pemantauan (ODP) menjadi 210.199 orang dan pasien dalam pengawasan (PDP) menjadi 19.987 orang. Data tersebut diambil dari 34 provinsi dan 288 kabupaten/kota di Tanah Air. (lip)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here