Home News 136 Juta Orang Indonesia Sudah Terima Vaksin Dosis Pertama

136 Juta Orang Indonesia Sudah Terima Vaksin Dosis Pertama

29
0
Wakil Bupati Sleman Danang Maharsa, SE beserta Dandim 0732 Letkol Inf. Arief Wicaksana, SH, M.han, dan Kapolres Sleman AKBP Wachyu Tri Budi Sulistiyono, SIK meninjau kegiatan 'Serbuan Vaksin', Jumat (10/9/2021). Foto: Istimewa.

BERNASNEWS.COM – Sejak pertama kali suntikan vaksin Covid-9 pada 13 Januari 2021 hingga Kamis 25 November 2021, tercatat sudah 136.713.147 orang Indonesia sudah mendapatkan suntikan vaksin dosisi pertama. Sementara jumlah penerima vaksinasi dosis kedua sebanyak 92.274.562 orang.

Sedangkan jumlah penerima vaksin dosis ketiga sebanyak 1.218.303 orang. Total sasaran orang Indonesia yang divaksin minimal dua dosis sebanyak 208.265.720 orangtu 70 persen dari total 272 juta penduduk Indonesia untuk mewujudkan kekebalan komunal atau herd immunity.

Semakin banyaknya warga yang menerima vaksin yang disertai penerapan PPKM dan protokol kesehatan berdampak pada jumlah pasien sembuh yang lebih baik dengan kasus positif dan meninggal dunia yang sangat rendah.

Dikutip Bernasnews.com dari laman covid19.go.id pada Kamis, 25 November 2021, secara nasional angka kesembuhan harian bertambah 293 orang sehingga total 4.102.993 orang atau 96,4 persen dari total kasus positif. Sementara pasien terkonfirmasi positif berdasarkan hasil tes RT-PCR/TCM dan rapid antigen bertambah 372 kasus sehingga total 4.254.815 kasus. Sedangkan jumlah kasus aktif atau pasien positif yang masih membutuhkan perawatan medis total sebanyak 8.040 kasus atau 0,2 persen dari total kasus positif.

Dari angka kesembuhan harian, ada 5 provinsi yang mengalami penambahan pasien sembuh harian tertinggi yakni Jawa Tengah 62 orang sembuh, Jawa Barat 54 orang, DKI Jakarta 42 orang , Jawa Timur dan DIY bertambah 20 orang sembuh.

Sedangkan 5 provinsi dengan angka harian tertinggi kasus positif adalah DIY 79 kasus, DKI Jakarta 54 kasus, Jawa Tengah 45 kasus, Jawa Barat 44 kasus dan Jawa Timur 32 kasus.

Untuk kasus aktif per provinsi, angka tertinggi berada di provinsi Papua sebanyak 1.713 kasus, Jawa Tengah sebanyak 1.302 kasus, Jawa Barat sebanyak 956 kasus, Lampung sebanyak 579 kasus dan DKI Jakarta sebanyak 484 kasus. Sementara itu, ada 6 provinsi yang mengalami penambahan kasus kematian yakni Jawa Tengah 8 kasus, Jawa Timur 3 kasus, Papua 2 kasus serta 3 provinsi lainnya menambahkan masing-masing 1 kasus meninggal dunia yakni DKI Jakarta, Lampung dan Kalimantan Tengah. (lip) 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here