Thursday, August 18, 2022
spot_img
spot_img
HomeNews124.010 Pasien Isoman dapat Layanan Konsultasi dan Pengiriman Obat Gratis

124.010 Pasien Isoman dapat Layanan Konsultasi dan Pengiriman Obat Gratis

BERNASNEWS.COM – Selama periode 17 Januari-14 Februari 2022 sudah ada 124.010 pasien isoman yang mendapatkan layanan konsultasi dan pengiriman obat gratis dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI melalui layanan telemedisin. Layanan telemedisin hadir untuk mempermudah pasien yang sedang isoman mendapatkan akses kesehatan dengan risiko yang minim. Pasien bisa konsultasi medis secara virtual dan tebus obat gratis tanpa harus keluar rumah.

Menurut Kemenkes RI yang dikutip Bernasnews.com dari akun instagram resminya, telemedisin isoman juga membantu menekan angka keterisian RS. Karena pasien gejala ringan dan tak bergejala cukup isoman dengan dibantu telemedisin, sehingga RS bisa diprioritaskan untuk perawatan pasien gejala sedang-berat.

“Supaya angka kesembuhannya semakin tinggi, jangkauan layanan telemedisin diperluas ke luar Jawa-Bali mulai 19 Februari 2022. Sasaran penerima layanan telemedisin isoman juga ditambah. Kalau sebelumnya hanya untuk pasien positif PCR, kini pasien positif dari hasil tes antigen bisa mengakses layanan konsultasi dan pengiriman obat gratis ini,” demikian Kemenkes RI.

Karena itu, bagi mereka yang sedang menjalani isoman tetap semangat dan selalu disiplin prokes. “Manfaatkan layanan telemedisin untuk mendukung proses penyembuhan dari infeksi Covid-19,” kata Kemenkes RI.

https://www.instagram.com/kemenkes_ri/

Dyah Lestari pemilik akun @dyah819 menyampaikan terima kasih kepada Kemenkes RI karena sudah menerima paket obat yang diminta. “Terima Kasih Kemenkes…saya mendapatkan paket obat selama isoma, dan Alhandulillah..sekarang sudah negativ….Buat yg isoma tetap sabar, semangat dan jaga prokes, dan mmg corona memang benar adanya#” tulis Dyah Lestari.

Sy sdh order di isoman kemenkes, ga semua resep obat diaksih gratis. Yg gratis hanya multivitamin, antivirus, dan paracetamol. Vitamin d3 nya order sendiri diluar. Tapi sgt membantu dg obat antivirus yg Mahal,” komentar pemilik akun instagram @qoriahcdp.

Mungkin untuk obat dari kemenkes jangan hanya paket A dan paket B, harus personalised medicine. obat yang diberikan sesuai resep. Saya ibu hamil kemarin malah dikirim obat antiviral yang kontraindikasi dengan ibu hamil (pregnancy X). Tidak sesuai resep halodoc. Untung saya check sebagai apoteker, bagaimana kalau yg tidak paham, bisa mempengaruhi janin,” usul Tika di akun instagram @tiknur. (lip)



Lekas pulih ❤️

spot_img
RELATED ARTICLES

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Most Popular

Recent Comments