Home News 1.235 Warga Isoman Berhasil Dipindahkan ke Shelter Isoter

1.235 Warga Isoman Berhasil Dipindahkan ke Shelter Isoter

146
0
Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X saat mengikuti Rapat Koordinasi Perbaikan Data Penanganan Covid-19 yang dipimpin Menteri Koordinasi Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menkomarves) RI Luhut Binsar Panjaitan secara virtual, Senin (16/8/2021). Foto: Humas Pemda DIY

BERNASNEWS.COM – Sebanyak 1.235 warga isolasi mandiri (isoman) berhasil dibujuk untuk pindah ke shelter isolasi terpadu (isoter). Hal ini berkat kerja keras satuan tugas khusus (Satgasus) yang dibentuk Pemda DIY untuk mendampingi para isoman. Upaya membujuk para isoman agar bersedia pindah ke isoter akan terus dilakukan guna menekan angka kematian.

Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X dalam Rapat Koordinasi Perbaikan Data Penanganan Covid-19 yang dipimpin Menteri Koordinasi Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menkomarves) RI Luhut Binsar Panjaitan secara virtual, Senin (16/8/2021).

Menurut Sri Sultan HB X, dari 1.235 isoman yang berhasil dipindahkan ke isoter, sebagian sudah ada yang sembuh, sehingga saat ini tinggal 850 orang yang masih menjalani isolasi di isoter. Sementara jumlah daya tampung isoter yang ada di DIY mencapai 3.268 orang.

Sultan HB X mengaku upaya memindahkan para isoman tidak semudah yang kita bayangkan. Butuh kesabaran dan kerja keras.

Terkait pelaksanaan vaksinasi, menurut Sri Sultan HB X, stok vaksin yang saat ini ada di DIY, termasuk yang ada di kabupaten/kota mencapai 76.081, baik yang berupa vial maupun dosis. Jumlah tersebut diharapkan bisa habis pada bulan Agustus hingga September 2021. Dengan demikian, persentase vaksinasi di DIY bisa mendekati angka 80 persen.

“Meski kondisi (Covid-19) saat ini sudah menurun, namun kami belum puas. Sementara untuk vaksinasi, kami sudah berkoordinasi untuk tenaga penanganan di kabupaten/kota dari Polda maupun Korem,” kata Sri Sultan HB yang dikutip Bernasnews.com dari Humas Pemda DIY, Selasa (17/8/2021). (lip)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here